Riset Bersama BRIN Terkait Pengembangan Pariwisata Warisan di Kabupaten Temanggung
Penelitian kolaboratif bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ini dilaksanakan untuk menggali model pengembangan pariwisata warisan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Penelitian ini berfokus pada lanskap kebijakan, praktik pelestarian warisan, serta keterlibatan berbagai aktor dalam mendukung pembangunan pariwisata yang berkelanjutan.
Penelitian yang berlangsung pada 11 Mei hingga 20 Juni 2026 ini menggunakan pendekatan multiple case study dengan mengkaji empat lokasi yang tersebar di empat desa di Kabupaten Temanggung. Keempat lokasi tersebut meliputi Situs Liyangan di Desa Purbosari, Sendang Endong Sewu di Desa Pringapus, Sendang Sengon di Desa Banjarsari, dan Alam Sewu di Desa Pringsewu.
Melalui kajian terhadap keempat lokasi tersebut, penelitian ini berupaya memahami dinamika pengembangan pariwisata warisan, termasuk hubungan antara kebijakan pembangunan, upaya pelestarian, kepentingan para pemangku kepentingan, dan partisipasi masyarakat setempat. Pendekatan studi kasus digunakan untuk mengidentifikasi karakteristik, tantangan, serta peluang pengembangan pariwisata warisan pada konteks lokal yang beragam.
Salah satu perhatian utama penelitian ini adalah kecenderungan bias kepentingan dalam tata kelola pengembangan pariwisata warisan. Orientasi pembangunan yang terlalu menekankan pertumbuhan ekonomi dan daya tarik pasar berpotensi mengesampingkan suara komunitas serta mereduksi nilai warisan menjadi komoditas wisata. Oleh karena itu, pengembangan pariwisata warisan perlu mempertimbangkan keseimbangan antara pelestarian nilai budaya, kepentingan masyarakat lokal, dan keberlanjutan ekonomi.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar perumusan model tata kelola pengembangan pariwisata warisan yang implementatif dan terintegrasi. Model tersebut diarahkan untuk memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan, mendorong keterlibatan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan, serta mengintegrasikan agenda pelestarian warisan dengan kebijakan pembangunan pariwisata dan desa wisata berkelanjutan.
Selain memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian pariwisata warisan, penelitian ini diharapkan menghasilkan masukan strategis bagi penguatan kelembagaan dan perumusan kebijakan pariwisata integratif di Kabupaten Temanggung. Dengan demikian, pengembangan potensi warisan lokal tidak hanya berorientasi pada pemanfaatan ekonomi, tetapi juga mampu menjaga nilai-nilai warisan dan memperkuat peran masyarakat sebagai bagian penting dari pembangunan berkelanjutan.
Leave a comment