| 0 Comments | 61 Views
Halo rekan-rekan mahasiswa! Ketemu lagi kita!
Bayangkan Anda memiliki ratusan buku di kamar, tetapi semuanya ditumpuk berantakan di lantai. Ketika Anda butuh satu buku tentang "Semantik Arab", Anda harus membongkar seluruh tumpukan tersebut. Melelahkan, bukan?
Hal yang sama terjadi jika Anda menumpuk semua PDF artikel jurnal maupun ebook di satu tempat (folder) di laptop Anda. Di Zotero, kita memiliki fitur bernama Collections (Koleksi). Berbeda dengan folder komputer biasa yang bersifat kaku, sistem koleksi di Zotero mirip dengan playlist lagu di Spotify. Satu artikel jurnal yang sama bisa Anda masukkan ke dalam koleksi "Metode Penelitian" sekaligus koleksi "Semantik Arab" tanpa menduplikasi file fisiknya.
Selain mengatur folder, tantangan terbesar mahasiswa adalah kuota penyimpanan. Akun gratis Zotero hanya memberikan kapasitas penyimpanan awan (cloud) sebesar 300 MB untuk file lampiran seperti PDF. Jumlah ini tentu sangat kecil untuk perjalanan kuliah S1 atau S2 Anda.
Solusi Cerdas: Metode Linked Attachment Untuk menghemat kuota Zotero agar tidak cepat habis, kita akan menggunakan trik dari Prof. Peter L. Falkingham. Jangan pernah menaruh database utama Zotero langsung di Google Drive atau OneDrive karena database tersebut bisa rusak (corrupt) akibat sinkronisasi otomatis.
Cara terbaiknya adalah memisahkan database (tetap di laptop) dan menyimpan file PDF-nya di Google Drive/OneDrive. Kita akan menggunakan fitur bawaan Zotero bernama Linked Attachment Base Directory yang dibantu oleh plugin seperti ZotMoov. Dengan cara ini, database Anda tetap aman, tetapi file PDF Anda tersimpan rapi di Google Drive dengan kapasitas yang jauh lebih lega dan gratis!
Praktik Latihan 1: Membuat Struktur Folder Kuliah
Mari kita rapikan perpustakaan digital kita berdasarkan mata kuliah yang Anda ambil di semester ini.
- Buka aplikasi Zotero Desktop di laptop Anda.
- Di panel sebelah kiri, klik kanan pada tulisan My Library, lalu pilih New Collection....
- Beri nama koleksi utama ini dengan huruf kapital: KULIAH.
- Sekarang, klik kanan pada folder KULIAH tersebut, lalu pilih New Subcollection....
- Buat sub-folder sesuai dengan nama mata kuliah yang Anda ambil semester ini. Contohnya:
- KULIAH > Filsafat Ilmu
- KULIAH > Pendekatan Studi Islam
- KULIAH > Teori-Teori Linguistik
- KULIAH > Metode Penelitian Sastra dan Kajian Budaya
- KULIAH > Metode dan Etika Penelitian Bahasa
- KULIAH > Teori-Teori Sastra
Praktik Latihan 2: Langkah Impor RIS
Sekarang, kita akan mempraktikkan cara mengimpor file .ris yang berisi daftar referensi mata kuliah "Teori-Teori Linguistik" atau file RIS yang telah Anda ekspor dari ResearchRabbit kemarin.
RIS (Research Information Systems) adalah format file standar yang menyimpan seluruh informasi metadata (penulis, judul, tahun, volume) dari kumpulan jurnal atau buku secara massal.
Langkah-langkah Mengimpor File RIS ke Zotero:
- Pastikan Anda sudah mengunduh file RIS mata kuliah "Teori-Teori Linguistik" (dari tautan ini menggunakan email UIN) atau file RIS dari latihan ResearchRabbit kemarin.
- Pada panel kiri Zotero, klik sub-folder "Teori-Teori Linguistik" yang baru saja Anda buat agar data yang diimpor otomatis masuk ke sana.
- Klik menu File di pojok kiri atas Zotero Desktop, lalu pilih opsi Import....
- Di jendela pop-up yang muncul, pilih opsi "A file (BibTeX, RIS, Zotero RDF, etc.)" kemudian klik Next/Continue.
- Telusuri folder unduhan di laptop Anda, pilih file .ris yang diinginkan, lalu klik Open.
- Anda akan dihadapkan pada pilihan "File Handling":
- Opsi A: "Place imported collections and items into new collection" (Centang opsi ini jika Anda ingin Zotero otomatis membuat sub-folder baru di dalam Zotero dengan nama yang sama dengan file RIS Anda).
- Opsi B: Jangan centang opsi tersebut jika Anda ingin semua referensi langsung tumpah menyatu di dalam sub-folder "Teori-Teori Linguistik" yang sedang Anda buka.
- Klik Continue. Zotero akan memproses impor dalam hitungan detik. Semua judul artikel, nama penulis berbahasa Arab atau Inggris, penerbit, dan abstrak kini telah rapi di pustaka Anda!
Praktik Latihan 3: Menghubungkan ke Google Drive/OneDrive
Agar kuota 300 MB Zotero Anda aman, mari kita arahkan penyimpanan PDF-nya ke penyimpanan awan (cloud) pribadi Anda.
- Buka Google Drive atau OneDrive Anda di laptop, lalu buat satu folder khusus bernama "Zotero PDF Cloud".
- Atur Base Directory di Zotero:
- Di Zotero Desktop, masuk ke menu Edit > Preferences (Windows) atau Zotero > Settings (Mac).
- Pilih tab Advanced, lalu klik sub-tab Files and Folders.
- Di bagian Linked Attachment Base Directory, klik Choose dan arahkan ke folder lokal OneDrive/Google Drive yang baru saja Anda buat di langkah 1.
- Klik OK.
- Instruksikan ZotMoov (bisa diunduh via tautan ini) untuk memindahkan PDF baru yang Anda masukkan ke Zotero secara otomatis langsung ke folder Google Drive Anda tanpa memakan kuota sinkronisasi Zotero.
Jika gagal, Anda bisa mengikuti video tutorial lain yang ada di sini atau sini.
Evaluasi
- Pastikan tidak ada referensi yang terserak di folder "Unfiled Items". Semua harus sudah berada di dalam sub-folder mata kuliah masing-masing.
- Klik salah satu artikel linguistik Arab hasil impor RIS Anda. Lihat panel sebelah kanan Zotero, apakah kolom Author, Title, dan Publication Year sudah terisi secara otomatis?
Oke, setelah Anda memiliki koleksi ada hal penting yang perlu Anda lakukan setelah mengimpor referensi tersebut ke koleksi, yakni melakukan pengecekan metadata.
Leave a Comment