| 0 Comments | 89 Views
Alih bahasa: Irwan Nugraha
Alfred Werner dilahirkan pada tanggal 12 Desember 1866 di Mülhausen, Alsace, Jerman. Ketika masih duduk di bangku sekolah, dia menunjukkan ketertarikannya pada bidang kimia dan dia sudah mampu melakukan penelitian kimia secara mandiri ketika dia masih berusia 18 tahun. Dari tahun 1885 sampai 1886, dia melakukan wajib militer di Kalsruhe, Jerman dan juga mengikuti perkuliahan di Sekolah Tinggi Teknik. Setelah selesai melakukan wajib militer, dia mendaftarkan diri pada Federal Technical High School di Zurich, Swiss, dan di tempat inilah dia memperoleh Gerlar Diploma Technical Chemistry pada tahun 1889. Kemudian dia ditunjuk sebagai asisten profesor di Laboratorium Profesor Lunge di sekolah tersebut. Setahun kemudian, dia mengambil sarjana di University of Zurich dengan tesis mengenai mengenai susunan ruang atom pada molekul yang mengandung nitrogen sampai dia menyelesaikan pendidikan tingkat doktoralnya pada tahun 1892.
Dari tahun 1890 sampai 1891, dia melakukan penelitian pada bidangnya di
Paris bersama Berthelot di Collège de France. Kemudian dia kembali ke
Zurich sebagai dosen di Technical High School. Setelah satu tahun, dia
diangkat sebagai Associate Professor di University of Zurich. Pada tahun
1895 dia mejadi profesor di bidang kimia pada usia 29 tahun, dia
memberikan kuliah pada kimia organik sampai dia dapat memberikan kuliah
pada kimia anorganik sebaik pada saat memberi kuliah kimia organik. Dia
kemudian pensiun pada tahun 1919 karena menderita penyakit penyempitan
pembuluh nadi.
Namanya selalu dihubungkan dengan teori koordinasi yang dia susun dan
hubungan spasial atom pada molekul, yang merupakan dasar dari
penelitian-penelitiannya, ketika berumur 24 tahun untuk menyelesaikan
tesis doktoralnya pada tahun 1892. Dalam pekerjaannya ini, dia
mengemukakan gagasannya bahwa, pada banyak senyawa nitrogen tervalen,
tiga ikatan valensi pada atom nitrogen, mengarah pada tiga sudut
tetrahedron, dan sudut keempat ditempati oleh atom nitrogen. Dua puluh
tahun kemudian Werner dan koleganya mempersiapkan serangkaian senyawa
molekuler yang baru dan mempelajari konfigurasinya dan mencapai
puncaknya pada penemuan sifat optis aktif isomer-isomer kompleks yang
dipelajarinya itu, keberadaan sifat optis aktif isomer kompleks ini
sesuai dengan ramalan Werner sendiri melalui hipotesisnya.
Dia meraih Nobel Prize di bidang Kimia tahun 1913 sebagai pengakuan pada
pekerjaanya yang mempelajari hubungan antara atom-atom pada molekul,
yang mana melalui teori ini dia mengeluarkan pencerahan baru pada
penelitian-penelitian selanjutnya dan membuka bidang penelitian yang
baru terutama di bidang kimia anorganik. Perancis pernah
menganugrahkannya Leblanc Medal melalui Societe Chimique and the
distinction of Officier de l'Instruction Publique-nya. Dia kemudian
mendapatkan gelar doktor kehormatan dari University of Geneva. Setelah
itu dia bergabung menjadi anggota Royal Society of Sciences (Königliche
Gesellschaft der Wissenschaften) di Göttingen dan Physico-Medical
Society(Physikalisch-medizinische Sozietät) of Erlangen, selain itu, dia
juga merupakan anggota kehormatan Society of Physics and Natural
History (Erlangen), the Physical Association (Physikalischer Verein) of
Frankfurt/Main, the German Bunsengesellschaft, the Société Vaudoise des
Sciences Naturelles di Lausanne, dan the Chemical Society of London. Dia
juga merupakan anggota tetap Imperial Society of Friends of Natural
History, Anthropology and Ethnography of Moscow.
Beberapa diantara publikasinya adalah bukunya Neuere Anschauungen auf
dem Gebiete der anorganischen Chemie (New ideas in inorganic chemistry)
and Lehrbuch der Stereochemie (Textbook of stereochemistry), keduanya
dipublikasikan pada 1904. Pada 1894, dia menikahi Emma Giesker dan
mereka memiliki seorang putra dan seorang putri. Pada tanggal 15
Nopember 1919 dia meninggal pada usia 53 tahun.
dapat dibuka juga di http://kimia.uin-suka.ac.id/id/kolom/detail/246/alfred-werner-peletak-dasar-stereokimia
Leave a Comment