| 0 Comments | 16 Views

Card Image

Kegiatan Workshop dengan Etika dan Strategi Produksi Konten Digital untuk Penguatan Citra Program Studi yang dilaksanakan pada Hari Kamis, 9 Juli 2026 di Ruang 202 Fakultas Adab dan Ilmu Budaya

Tim Branding Prodi BSA UIN Sunan Kalijaga Gelar Workshop "Etika dan Strategi Produksi Konten Digital untuk Penguatan Citra Program Studi"

Yogyakarta – Tim Branding Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA), Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, menyelenggarakan workshop bertajuk "Etika dan Strategi Produksi Konten Digital untuk Penguatan Citra Program Studi". Kegiatan ini bertujuan membangun pemahaman bersama mengenai pentingnya tata kelola konten digital yang profesional, beretika, dan selaras dengan identitas UIN Sunan Kalijaga sebagai perguruan tinggi Islam.

Workshop dilaksanakan sebagai bentuk penguatan kapasitas Tim Branding dalam memproduksi konten yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mampu menjaga citra, nilai, dan marwah lembaga di ruang digital. Di tengah derasnya arus media sosial, setiap konten yang dipublikasikan atas nama program studi menjadi representasi institusi sehingga perlu diproduksi berdasarkan brand guideline dan rambu-rambu yang jelas.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber. Pada sesi pertama, Nur Shofiyyah Zahroh, M.Hum. menyampaikan materi mengenai konsep content branding, mulai dari pentingnya membangun identitas program studi melalui media sosial, menentukan positioning, hingga penyusunan brand guideline sebagai pedoman dalam menghasilkan konten yang konsisten. Ia menjelaskan bahwa media sosial kini menjadi salah satu wajah utama institusi di mata calon mahasiswa, alumni, maupun masyarakat, sehingga setiap konten harus mampu membangun persepsi positif terhadap Program Studi Bahasa dan Sastra Arab secara berkelanjutan.

Sebagai narasumber kedua, Maylisa Oktavira, M.Pd.I., selaku Ketua Tim Branding Program Studi Bahasa dan Sastra Arab, memperkuat materi dengan menekankan implementasi brand guideline dalam praktik produksi konten sehari-hari. Menurutnya, kreativitas merupakan aspek penting dalam menghasilkan konten yang menarik, namun kreativitas tersebut harus tetap berjalan seiring dengan tanggung jawab sebagai representasi lembaga.

Maylisa menjelaskan bahwa setiap konten yang dipublikasikan membawa nama Program Studi Bahasa dan Sastra Arab maupun UIN Sunan Kalijaga. Oleh karena itu, proses produksi konten tidak hanya mempertimbangkan aspek visual dan tren media sosial, tetapi juga perlu memperhatikan etika, nilai-nilai kelembagaan, serta potensi dampak yang dapat ditimbulkan di ruang publik. Dengan adanya brand guideline dan rambu-rambu produksi konten, Tim Branding memiliki acuan yang sama dalam menghasilkan karya yang profesional, konsisten, serta tetap mencerminkan karakter UIN Sunan Kalijaga sebagai perguruan tinggi Islam.

Selain itu, peserta juga diajak memahami berbagai aspek teknis yang perlu diperhatikan sebelum konten dipublikasikan, seperti standar penampilan talent, penggunaan bahasa yang komunikatif dan santun, konsistensi identitas visual, alur produksi konten, hingga mekanisme quality control dan approval. Seluruh tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas konten sekaligus meminimalkan potensi munculnya kesalahpahaman atau persepsi negatif terhadap institusi.

Workshop berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan berbagi pengalaman antaranggota Tim Branding. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan tidak hanya memiliki keterampilan teknis dalam memproduksi konten digital, tetapi juga memahami bahwa setiap unggahan merupakan bentuk komunikasi resmi yang membawa nama baik program studi dan universitas.

Melalui workshop ini, Tim Branding Program Studi Bahasa dan Sastra Arab berkomitmen untuk terus menghadirkan konten digital yang informatif, edukatif, dan relevan dengan perkembangan media, tanpa mengesampingkan etika komunikasi serta identitas kelembagaan. Dengan demikian, media sosial tidak hanya menjadi sarana publikasi kegiatan, tetapi juga menjadi media strategis dalam memperkuat citra Program Studi Bahasa dan Sastra Arab UIN Sunan Kalijaga di mata masyarakat.


Leave a Comment