| 0 Comments | 61 Views

KITAB RETAK UNTUK PARA PENYEMBAH

Aku marah tapi tidak berteriak. Aku belajar dari kebohongan: yang paling kejam selalu berbicara tenang.Aku pernah percaya. Itu dosaku. Aku menyembah tanpa bertanya, mencium tangan patung yang licin oleh sumpah sendiri.Satu dusta terbuka katanya khilaf. Dusta kedua katanya salah paham. Du...

Read More +

| 0 Comments | 256 Views

Wahai

wahai pagi! tak bisakah kau; jangan bangunkan aku, biarkan malam terus menyelimutiku wahai siang! tak bisakah kau; bergegas barang sedikit, biar malam segera mendekapku wahai malam! tak bisakah kau; menjadiku karena aku rindu, tak bisakah kau;&n...

Read More +

| 0 Comments | 353 Views

Satu Dua Tiga

1.Ku tembak kau!Tak bisakah kau berhenti kentut didepan mukaku?Kau pikir kentutmu wangi?BerhentiKau pikir aku bodoh dengan menyebut itu semata flatulensi?Ingin ku lempari mukamu dengan klorinBiar kau tahu rasa dan berhenti kentut 2.Apa maksudmuDari sepanjang perdebatan iniApa kau dengar suara k...

Read More +

| 0 Comments | 244 Views

Hujan

Hujan masih berbunyi didepan pintuKelihatannya tanpa nada yang jelas.Mungkin memang dia tak bermaksud bernyanyiYa sudah, kubiarkan sajaKalau dia bosan, toh akan berhenti sendiri Kemarin dulu pun begituKu ketuk kau saban hariDengan lembut yang paling aku mampuTak segeser pun kau beranjakDari pad...

Read More +

| 0 Comments | 219 Views

Zafir

Sayup rasanya terdengarSuara kemarahankemurkaantercekik di tenggorokanmuHembusan nafas yang keluar dengan kencangmenabrak dada berdebarmeremukkan hatiHampir saja membuat matiKau hanya ciptaanbukan penciptatapi murkamu menjulang tinggiGemuruhDengan kasar dan hinadilemparkan kepadamudengan tangan terb...

Read More +